Deva Mahenra Sentil Kasus Korupsi Pertamina, Singgung Sistem di Negeri yang tersebut Diakali

JAKARTA – Aktor Deva Mahenra menyindir perkara korupsi PT Pertamina (Persero) yang tersebut berada dalam menjadi sorotan publik. Melalui akun X pribadinya, ia menyindir ironi ajakan mencintai hasil di negeri, sementara kualitasnya justru dimanipulasi.
Kejaksaan Agung juga sudah menetapkan tujuh orang sebagai terdakwa pada persoalan hukum korupsi ini yang dimaksud merugikan negara hingga Rp193,7 triliun. Termasuk Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan.
Kasus ini berkaitan dengan praktik manipulasi impor minyak mentah RON 90 (setara Pertalite) lalu kualitas lebih lanjut rendah yang kemudian diolah menjadi RON 92 (Pertamax). Efek dari persoalan hukum ini menyebabkan kemarahan masyarakat, yang digunakan kemudian meluapkannya melalui berbagai platform digital media sosial.
Banyak yang mana menyoroti ketidakadilan dan juga dugaan penyimpangan yang digunakan merugikan negara di jumlah agregat fantastis. Salah satu pada antaranya adalah Deva Mahendra.

Foto/X @devamahenra
“Selalu diajak mencintai item pada negeri, tapi kualitasnya malah dimanipulasi. Ya kali,” tulis Deva di akun X @devamahenra disitir Rabu (26/2/2025).
Komentar bintang film Ipar Adalah Maut ini mendapat respons luas dari warganet yang juga merasa geram dengan tindakan hukum ini.
Banyak yang mana mengungkapkan kekecewaan melawan praktik yang mana dinilai merugikan rakyat juga mempertanyakan integritas perusahaan milik negara di menyediakan materi bakar berkualitas.
“Mari kita sudahi mendirikan negeri, ini saatnya memulai pembangunan luar negeri,” kata warganet.






