Lifestyle

Nunung Stres Bolak-balik Solo-Jakarta untuk Berobat serta Bekerja hingga Idap Asam Lambung Kronis

JAKARTA – Komedian Nunung sekarang menetap dalam Solo, Jawa Tengah. Namun, ia masih harus kerap bepergian ke DKI Jakarta demi menjalani perawatan neoplasma kelenjar susu yang dideritanya.

Di sedang perjuangannya melawan penyakit tersebut, Nunung juga masih bekerja untuk membiayai terapi penyakit kankernya. Sekaligus memenuhi keinginan keluarganya.

Rutinitas bolak-balik Solo-Jakarta yang dimaksud melelahkan ini memproduksi Nunung mengalami stres berkepanjangan, yang akhirnya memperburuk kondisi kesehatannya. Anggota Srimulat itu mengungkap bahwa akibat tekanan yang mana ia hadapi, membuatnya kerap mengalami stres.

Terutama sebab beban yang mana harus artis 61 tahun itu tanggung tidak ada hanya sekali sebatas kebugaran dirinya, tetapi juga tanggung jawab finansial terhadap keluarga. Termasuk anak-anaknya yang mana masih membutuhkan perhatian dan juga cucu-cucunya yang digunakan masih kecil.

Nunung Stres Bolak-balik Solo-Jakarta untuk Berobat kemudian Bekerja hingga Idap Asam Lambung Kronis

Foto/dok MNC Media

“Stres, pasti stres gitu. Jadi sambil kerja ya cari uang buat berobat. Karena masih harus ke Ibukota berobatnya,” kata Nunung dikutipkan dari salah satu acara televisi, Hari Minggu (9/3/2025).

“Ya kan aku masih punya tanggung jawab. Masih punya anak. Kebetulan anak-anak yang dimaksud lainnya kuliahnya sudah ada selesai semua. Masih ada satu yang tersebut kelas 3 SMP serta cucu-cucu. Yang tahunya masih umi, umi,” sambungnya.

Pemilik nama asli Tri Retno Prayudati itu secara terbuka mengungkapkan bahwa tekanan yang digunakan dialami akibat harus terus bekerja dalam sedang kondisi fisik yang dimaksud tidaklah prima membuatnya merasa tertekan. Namun, ia tetap memperlihatkan mencoba tegar kemudian menjalani semuanya dengan penuh tanggung jawab.

Ia menyadari bahwa dirinya tak memiliki sejumlah pilihan selain terus bekerja untuk memenuhi permintaan keluarga sekaligus membiayai pengobatannya yang digunakan masih harus dilaksanakan di tempat Jakarta.

Related Articles

Back to top button