Sunita Williams Wanita Baja NASA Bagikan Pengalaman 9 Periode dalam Luar Angkasa

FLORIDA – Kapten Sunita Williams, pribadi astronot wanita Badan NASA berusia 59 tahun, baru-baru ini kembali ke Bumi, pasca terdampar selama lebih tinggi dari sembilan bulan pada Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).
Ia dijadwalkan berangkat ke ISS pada bulan Juni 2024 untuk misi uji singkat pesawat ruang angkasa Boeing Starliner, tetapi permasalahan teknis menyebabkan misi yang dimaksud diperpanjang secara tak terduga.
Kepulangannya dengan selamat menandai pencapaian besar lainnya di karier gemilangnya.
Namun, perjalanannya dalam dunia sains lalu antariksa tiada terjadi pada semalam, melainkan dibangun melalui tekad, ketekunan, lalu keahlian pada bidang penerbangan kemudian teknik.
Sunita Pandya Lyn Williams lahir pada 19 September 1965 pada Euclid, Ohio, Amerika Serikat (AS).
Ia berasal dari keluarga keturunan India kemudian Slovenia-Amerika, yang mengajarinya nilai kerja keras lalu dedikasi sejak usia muda.
Sebelum menjadi astronaut, ia bertugas sebagai perwira di dalam Angkatan Laut Negeri Paman Sam serta menjadi pilot penguji yang dimaksud berpengalaman.
Ia memperoleh peringkat Sarjana Sains pada Keilmuan Fisika dari Akademi Angkatan Laut Negeri Paman Sam pada tahun 1987. Ia kemudian menekuni pelatihan penerbangan, yang dimaksud membawanya ke dunia eksplorasi ruang angkasa.
Pada tahun 1998, ia dipilih oleh NASA untuk bergabung dengan inisiatif astronot, juga sejak itu, ia telah terjadi mencapai banyak prestasi luar biasa pada bidang luar angkasa.






