AHM Gelar Festival Vokasi, Motor Listrik Honda EM1 e: Jadi Bahan Ujian

JAKARTA – PT Astra Honda Motor (AHM) menyelenggarakan turnamen Festival Vokasi Satu Hati (FEVOSH) 2025. Ajang uji kompetensi dan juga pengetahuan teknologi sepeda gowes motor Honda ini disertai 26.917 siswa lalu 2.615 guru SMK dari seluruh Indonesia.
AHM dengan seluruh jaringan main dealer kendaraan beroda dua motor Honda dalam seluruh Indonesia menyeleksi para siswa yang mana telah terjadi mempelajari materi ajar kurikulum Teknik Sepeda Motor (TSM) Astra Honda. Secara paralel, FEVOSH juga menguji aspek pedagogi dan juga penguasaan materi teknikal tenaga pengajar SMK mitra binaan.
Seiring dengan perkembangan bidang otomotif, FEVOSH 2025 menghadirkan pengembangan dengan menguji kompetensi siswa lalu guru di penguasaan teori juga praktik teknologi sepeda gowes motor listrik Honda. Inisiatif ini merupakan langkah AHM untuk melakukan konfirmasi kurikulum vokasi masih selaras dengan teknologi terkini yang dimaksud berprogres dalam sektor kendaraan beroda dua motor.
General Manager Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin mengungkapkan materi ajar yang mana dipelajari SMK diharapkan setiap saat mengikuti perkembangan teknologi agar siswa setiap saat terkoneksi dengan pembaharuan pada dunia industri.
“Selain motor-motor konvensional, kami juga menyiapkan motor listrik EM1 e:. Harapannya kami mampu mendeliver pengetahuan yang mana ada di tempat sektor otomotif. Jadi lebih banyak sesuai dengan perkembangan yang dimaksud ada pada market dan juga juga strategi usaha AHM, yang beberapa tahun terakhir kami juga fokys menjadi bagian dari bangsa ini memasuki era elektrifikasi,” kata Muhib di tempat AHM Safety Riding Center, Cikarang, Jawa Barat, Awal Minggu (10/2/2025).
Seleksi FEVOSH 2025 diselenggarakan secara berjenjang dari tingkat sekolah, regional, hingga nasional. Untuk menjaga kualitas kompetisi, AHM melibatkan regu juri dari Tim Teknik lalu Service AHM lalu Main Dealer Honda.
Setelah melalui seleksi ketat, para partisipan terbaik berlaga di area tingkat nasional pada 9-10 Februari 2025, dengan puncak apresiasi pada 11 Februari 2025. Sebanyak 40 siswa dan juga 27 guru pilihan diuji di berbagai aspek, mulai dari uji teori, uji praktik untuk perawatan berkala, hingga kemampuan menegaskan performa terbaik sepeda gowes motor Honda.
Sebagai puncak penyelenggaraan FEVOSH tahun ini, AHM memberikan apresiasi terhadap partisipan dengan nilai tertinggi di dalam setiap kategori, dan juga terhadap SMK juga Main Dealer yang dimaksud menunjukkan kinerja terbaik di mengupayakan kemajuan institusi belajar vokasi. Bagi kategori siswa, juara pertama berhak mendapatkan beasiswa kuliah hingga lulus atau 6 semester di area AstraTech (Politeknik Astra), bantuan dana sekolah senilai Rp8 juta, kemudian satu unit Honda CBR250RR untuk permintaan praktik pada sekolah.
Sementara peringkat kedua mendapatkan bantuan dana lembaga pendidikan Rp6 juta, disusul ururan ketiga dengan bantuan dana Pendidikan Rp4 juta. Seluruh finalis siswa juga mendapatkan kesempatan bebas biaya seleksi masuk ASTRAtech juga bantuan biaya sekolah senilai total Rp40 juta.
Sedangkan pada kategori guru, dana lembaga pendidikan juga diberikan terhadap 3 guru terbaik, yaitu senilai Rp8 jt untuk juara pertama juga satu unit Honda Supra GTR untuk keinginan praktik dalam sekolah. Kemifian bantuan dana institusi belajar Rp6 jt untuk peringkat kedua, dan juga Rp4 jt untuk urutan ketiga. Seluruh finalis guru juga mendapatkan bantuan sekolah senilai total Rp27.000.000.
AHM juga memberikan apresiasi untuk SMK kemudian Main Dealer terbaik di menggalang lembaga pendidikan vokasi. Pemenang kategori Best of the Best berhak memperoleh satu unit Honda CBR250RR sebagai sarana praktik pada sekolah.
“Kami ingin FEVOSH tahun ini dapat menjadi sarana mengalibrasi pengetahuan juga keterampilan siswa kemudian guru, termasuk dengan teknologi sepeda gowes motor listrik. Kami yakin kontribusi terhadap dunia vokasi ini menciptakan SDM unggul yang tersebut siap bersaing pada sektor masa depan,”ujarMuhib.






