Kisah Rizki Ridho Hajikan Orang Tuanya dengan Gaji Pertamanya di dalam Persebaya, Kini Jadi Pemain Tak Tergantikan pada Timnas Indonesia

Rizky Ridho sekarang sudah menjadi sosok penting pada lini pertahanan Timnas Indonesia , dimana penampilannya mampu untuk menyamai para pemain abroad.
Penampilannya yang mana konsisten memang benar membuatnya mendapat kepercayaan penuh dari Shin Tae yong. Membuat Rizky Ridho kerap berduet dengan bek yang mana berpengalaman main di dalam Eropa seperti Sandy Walsh, Jay Idzes, lalu Calvin Verdonk.
Terlepas dari penampilan apiknya sama-sama timnas, Rizky Ridho juga punya kisah keberadaan pribadi yang mana inspiratif. Dimana ia sempat harus berjuang dalam kala wabah Covid-19 hingga mampu meninggal haji orang tuanya.
Kisah Rizki Ridho Hajikan Orang Tuanya
Rizky Ridho mengungkapkan dalam awal kariernya, gajinya dipotong 25 persen ketika liga berhenti oleh sebab itu pandemi Covid-19, serta ia sudah ada mengambil DP untuk persiapan naik haji orang tuanya.
Pengorbanan ini membuatnya semakin terbatas di hal finansial, hingga ia harus mencari cara untuk menambah pemasukan. Salah satu cara yang dijalankan Rizky adalah membantu saudara perempuannya berjualan ayam.
Beruntungnya, Ridho kala itu sudah ada miliki pengikut sebanyak 30 ribu sehingga dapat membantu berjualan menggunakan akun sosial media miliknya. Berkat pengaruhnya di tempat media sosial, ia berhasil memasarkan ayam yang dimaksud dipromosikannya sendiri.
Tidak belaka itu, Rizky bahkan turun tangan secara langsung mengantar pesanan ayam untuk pembeli, sebuah bisnis yang tidaklah mudah tetapi ia lakukan demi tabungan.
Dari perniagaan sampingan ini, Rizky Ridho bisa saja mendapatkan keuntungan harian. Ia mengaku pada hari pertama, ia berhasil mengoleksi keuntungan sekitar 300 ribu rupiah, juga pada hari kedua meraih 200 ribu rupiah.
Uang yang dimaksud lantas ditabung untuk mempersiapkan masa depan. Jika dilihat dari perjuangannya, tentu tak mudah bagi Ridho untuk mencapai titik ini.
Namun kini, Ridho telah lama menjadi pesepakbola fenomenal di tempat Tanah Air lalu bahkan digadang-gadang mampu bermain di tempat kelas internasional.
Bagi Ridho, orang tua adalah sosok yang sangat berharga. Tak heran jikalau dirinya selalu berupaya supaya dapat membahagiakan kedua orang tuanya, mulai dari memberikan emas untuk sang ibu hingga meninggal haji kedua orang tuanya.






