Olahraga

Juara Tak Terbantahkan: Oleksandr Usyk Petarung Terbaik 2024!

Juara tak terbantahkan Oleksandr Usyk Petarung Terbaik 2024 versi Boxingscene. Tim BoxingScene dengan ucapan bulat memilih satu pemenang untuk Petarung Terbaik Tahun Ini.Dan ironisnya, ini adalah satu-satunya kategori pada penghargaan akhir tahun kami yang dimaksud memiliki pemenang yang dimaksud tidaklah perlu dipersoalkan lagi.

Saat tahun 2024 ditutup, kita semua berbicara tentang Oleksandr Usyk: tentang bagaimana ia adalah orang terakhir yang mana bertahan dari era kelas berat ini, bagaimana ia bukanlah orang yang tersebut kita harapkan untuk dibicarakan, namun saat ini ia menjadi orang yang dibicarakan sebagai petarung kelas penjelajah terhebat yang digunakan pernah ada, dan juga masuk di jajaran 10 besar di sejarah.

Maestro negara Ukraina berkuda-kuda southpaw ini tak terkalahkan sebagai petinju profesional, lalu pada tahun 2024 ia memuncaki dua turnamen besar pada dua pertarungan besar melawan satu lawan, Tyson Fury.

Fury memasuki tahun 2024 sebagai juara kelas berat yang digunakan tak terkalahkan. Petinju kelas berat Inggris yang mana bertubuh besar namun santai serta terampil ini memulai tahun ini dengan dua kekalahan pada catatan rekornya, keduanya dari pria yang mana disebutnya “kelinci” lalu “kelas menengah.”

Usyk memberikan tinju salah satu momen terbaiknya di area tahun ini pada bulan Mei pada pertarungan pertamanya melawan Fury, pada waktu ia menghasilkan Fury yang digunakan berpostur 205 Cm tak terkendali naik dengan cepat di tempat tali ring dengan kaki-kaki yang dimaksud seperti mentega cair, memaksa pria besar itu menerima hitungan lalu hampir hanya dihentikan. Itu adalah momen yang menakjubkan. Jenis yang bahkan merekan yang digunakan menonton di tempat rumah mungkin saja akan berdiri dari sofa mereka untuk menyaksikannya.

Pertarungan pertama berlangsung ketat. Keduanya miliki lebih lanjut dari sekedar momen-momen sukses; dia memiliki beberapa kali kesempatan, namun pada akhirnya Usyk menang dengan nomor 114-113 lalu 115-112 melawan satu kartu penilaian yang tersebut mengunggulkan Fury dengan bilangan bulat 114-113.

Fury serta Usyk awalnya dijadwalkan untuk bertarung pada bulan Februari, namun Fury mengalami cedera ketika melakukan sparring dan juga pertandingan ditunda hingga 18 Mei. Ini adalah adalah kontes yang tersebut luar biasa dalam Riyadh, Arab Saudi. Negara ini telah lama menjadi tuan rumah dari tiga dari empat pertarungan terakhir Usyk, termasuk pada 21 Desember lalu, pada waktu Usyk juga Fury kembali terlibat pada pertarungan sengit. Meskipun Fury mengklaim kemenangan setelahnya itu, para juri setuju bahwa Usyk layak menang dengan skor 116-112, meskipun mereka itu meraih kemenangan bilangan dengan cara yang mana berbeda.

Anehnya (dan ini adalah tinju, bagaimanapun juga) Usyk mengakhiri tahun ini dengan cuma mempunyai tiga sabuk. Meskipun ia meraih penghargaan tak terbantahkan di dalam bulan Mei – petinju kelas berat pertama yang memilikinya pada hampir seperempat abad – pada bulan September, IBF telah lama memberikan gelar kejuaraan yang disebutkan terhadap Daniel Dubois untuk dipertahankan melawan Anthony Joshua.

Oleh akibat itu, Usyk-Fury II adalah untuk bertarung memperebutkan gelar kejuaraan WBA, WBC kemudian WBO. Namun, pertarungan ini tambahan dari itu. Ini adalah adalah untuk berkompetisi merebut kedudukan No. 1 di tempat divisi ini dan, ternyata, kedudukan No. 1 untuk kelas berat di dalam era ini. Dengan saham Deontay Wilder yang anjlok, Usyk – yang tersebut sudah pernah dua kali mengalahkan Joshua kemudian Fury lalu sudah pernah mengalahkan Daniel Dubois – hampir sekadar menyelesaikan permainan pada tahun 2024. Dan Usyk telah terjadi bersumpah untuk terus berjuang.

Related Articles

Back to top button