Kisah Cinta kemudian Kehilangan, Nabila Taqiyyah Hadirkan 8 Lagu di Album Kekal yang Sementara

JAKARTA – Nama Nabila Taqiyyah semakin dikenal luas sejak perjalanannya di area turnamen Indonesian Idol Season 12. Setelah beberapa kali merilis single, sekarang ini ia akhirnya mempersembahkan album perdananya yang tersebut bertajuk Kekal Yang Sementara.
Album ini berisi delapan lagu yang tersebut mengkaji tema cinta, kehilangan, juga pemahaman bahwa tidak ada ada yang tersebut abadi di kehidupan. Dalam album ini, Nabila ingin menyampaikan arahan bahwa rasa sakit yang tersebut timbul dari perpisahan bukanlah sesuatu yang harus ditakuti, melainkan bisa jadi dirayakan sebagai bagian dari proses pendewasaan diri.
“Aku ingin pendengar tahu bahwa tak apa-apa untuk merasa sedih. Kesedihan adalah bagian dari perjalanan hidup yang tersebut harus kita lewati. Dari sana, kita belajar untuk menjadi lebih besar kuat serta lebih lanjut menerima kenyataan,” kata Nabila.
Setiap lagu di album ini dirancang untuk menggambarkan berbagai fase pada hubungan percintaan. Mulai dari rasa bahagia ketika mencintai, kecemasan akan kehilangan, hingga kesadaran bahwa kebersamaan yang digunakan pernah ada bisa jadi berubah menjadi kenangan semata.
Lirik-liriknya ditulis dengan penuh makna, dipadukan dengan aransemen musik yang tersebut membantu nuansa emosional dari setiap lagu. Sejak perilisan resminya, album Kekal Yang Sementara dengan segera menarik perhatian banyak penikmat musik.
Beberapa lagu dalam dalamnya bahkan mulai masuk ke pada berbagai playlist populer di dalam wadah streaming digital. Hal ini menunjukkan bahwa musik Nabila berhasil menyentuh hati banyak orang yang tersebut memiliki pengalaman sejenis di perjalanan cinta mereka.
Album ini pada saat ini sudah ada mampu dinikmati di tempat berbagai layanan musik digital. Dengan Kekal Yang Sementara, Nabila Taqiyyah membuktikan bahwa ia bukanlah belaka sekadar penyanyi berbakat, tetapi juga pribadi musisi yang digunakan mampu menyampaikan emosi dengan begitu pada melalui karya-karyanya.






