Kurniawan Dwi Yulianto kemudian 3 Pelatih Sudah Diinterview Patrick Kluivert: Santai tapi Serius

Kurniawan Dwi Yulianto baru-baru ini mengungkapkan pengalamannya menjalani interview dengan Patrick Kluivert . Wawancara ini terkait dengan kedudukan asisten ahli yang dimaksud sedang dicari Timnas Indonesia.
Kurniawan menjadi salah satu dari 10 kandidat instruktur lokal yang digunakan diajukan oleh PSSI untuk mengisi kedudukan tersebut. Ia telah terjadi menjalani sejumlah wawancara bersatu Kluivert lalu beberapa asisten ahli lainnya, seperti Alex Pastoor, Denny Landzaat, dan juga Gerald Vanenburg.
“Kemarin telah ya, telah ada beberapa kandidat juga untuk interview,” kata Kurniawan.
Kurniawan menggambarkan suasana wawancara yang dimaksud santai namun tetap memperlihatkan serius. Ia menyatakan bahwa banyak hal yang digunakan ditanyakan kepadanya, tiada belaka terkait dengan teknis sepak bola, tetapi juga hal-hal lain yang dimaksud berkaitan dengan kelompok nasional.
“Interview lah, interview. Lebih ya santai. Terus berbagai hal yang tersebut ditanyakan juga. Tidak hanya saja ke saya, tapi ke kandidat lain juga,” tutur Kurniawan.
Selain Kurniawan, ahli Persela Lamongan, Zulkifli Syukur, juga diketahui telah terjadi menjalani wawancara dengan Kluivert.
Kurniawan sendiri tidak ada terlalu mempermasalahkan siapa yang tersebut nantinya akan dipilih oleh Kluivert. Ia akan tetap saja memberikan dukungan penuh terhadap siapapun yang tersebut terpilih, lantaran yang dimaksud terpenting adalah kemajuan Timnas Indonesia.
“Siapapun yang mana terpilih kita akan mensupport dikarenakan untuk kebangkitan kelompok nasional lah, untuk kemajuan pasukan nasional tentu kita akan support lah, siapapun yang dimaksud terpilih,” beber ahli berusia 48 tahun itu.
Bima Sakti serta Eko Purdjianto
Selain Kurniawan juga Zulkifli Syukur yang sudah ada diketahui publik, Kurniawan mengungkapkan ada nama lain seperti Bima Sakti kemudian Eko Purdjianto. “Saya terima undangannya satu-satu tuh. Saya tahunya Zulkifli di tempat media sosial. Terus ada Bima (Sakti), ada Eko (Purdjianto) juga,” tutur Kurniawan.
Bima serta Eko pada waktu ini berstatus sebagai asisten instruktur di tempat Timnas Indonesia U-20, mirip seperti Kurniawan. Namun, Kurniawan tidak ada tahu apakah status dia di area timnas U-20 akan menjadi nilai tambah di dalam mata Kluivert.
“Saya kurang paham untuk itunya tapi kemarin kita dipanggil untuk interview dan juga ya kita bukan tahulah oleh sebab itu yang digunakan memilih dari mereka itu semua kan. Tapi intinya siapa yang dimaksud terpilih kita akan support sepenuhnya,” pungkas Kurniawan.






