Legenda Sepak Bola Belanda Johan Neeskens Berpulang, Dikenang sebagai Pemain berposisi tengah Luar Biasa dan juga Pendamping Johan Cruyff pada Meniti Kesuksesan

Jakarta – Legenda sepak bola Belanda, Johan Neeskens, meninggal pada Senin, 7 Oktober 2024. Pria yang digunakan berpluang pada usia 73 tahun ini dikenal sebagai rekan Johan Cruyff ke masa jayanya.
Johan Neeskens yang mana merupakan mantan pemain Timnas Belanda, Ajax Amsterdam, dan juga Barcelona. Ia merupakan salah satu figure dalam balik terciptanya gaya total football di dalam era 1970-an.
“Bersama Johan Neeeskens, Belanda kemudian sepak bola globus kehilangan pribadi legenda,” demikian pernyataan Asosiasi Sepak Bola Belanda (KNVB), Senin.
Johan Neeskens meninggal saat berada pada Aljazair. KNVB menyatakan bahwa Johan Neeskens berada ke Aljazair pada aktivitas keterlibatannya pada memberikan pelatihan di negara tersebut. Belum diketahui apa pendorong dari meninggalnya Johan Neeskens.
KNVB pada kesempatan itu pula menyampaikan duka cita yang mana mendalam untuk istri Johan Neeskens, Marlis, anak-anaknya, juga keluarganya. “Dunia bukan hanya sekali mengucapkan selamat tinggal untuk orang olahragawan berbakat, tetapi,kepada warga yang tersebut penuh kasih sayang, bersemangat, juga luar biasa.”
Johan Neeskens tampil pada 49 pertandingan untuk Timnas Belanda juga beliau juga pemain bintang ke pasukan sewaktu Oranje berhasil ke final Piala Bumi 1974 juga 1978. Meski gagal menyebabkan Timnas Belanda juara planet ketika itu, namun kemampuannya sebagai gelandang menjadikannya salah satu ikon yang mana tidaklah terlupakan.
Nama Johan Neeskens memang benar tidak ada terlepas dari nama besar legenda sepak bola Belanda lainnya yaitu Johan Cruyff yang tersebut sudah ada tambahan dulu pergi pada 2016 silam. Dalam beraneka ulasan tentang kedua sosok legendaris ini, kerap disebutkan bahwa sukses Johan Cruyff tiada akan terjadi tanpa Johan Neeskens ke sampingnya.
Johan Neeskens sosok yang tersebut membantu Johan Cruyff bersinar. Sebagai pemain pada masanya, Johan Neeskens dikenal sebagai gelandang yang digunakan memiliki tackling yang digunakan keras. Ia bahkan sanggup bermain sebagai pemain belakang lalu juga sebagai pemain depan (penyerang).
Dalam kariernya pada Ajax Amsterdam, Johan Neeskens menjadi salah satu bintang yang dimaksud mengakibatkan regu ini juara Piala (Liga) Champions tiga kali juga dua kali gelar kejuaraan Kejuaraan Belanda.
Johan Neeskens juga pernah membela Barcelona pada lima musim, mengikuti jejak Johan Cruyff di dalam klub dengan syarat Katalunya tersebut. Fans Barcelona kerap menyampaikan Johan Neeskens dengan “Johan the Second”.
“Dia bernilai dua pemain dalam lini tengah,” kata mantan rekan setimnya pada waktu pada Ajax, Sjaak Swart, menggambarkan peran dari Johan Neeskens di sebuah wawancara dengan FIFA.com.
Selain mempunyai kemampuan pada tackle, ia juga pemain yang dimaksud mempunyai skill individu. Pada Piala Planet 1974, Johan Neeskens mencatatkan koleksi 5 gol, kedua terbanyak pasca Grzegorz Lato dari Polandia.
Pria bernama lengkap Johannes Jacobus Neeskens ini lahir pada Heemstede, Amsterdam pada 15 September 1951. Ia merupakan bek kanan saat Ajax mengalahkan klub Yunani, Panathinaikos, 2-0 pada final Piala Champions 1971.
Lalu beliau bermain sebagai gelandang sedang pasca itu, yang mana menghadirkan Ajax kembali juara Piala Champions pada 1972 lawan Inter Milan lalu 1973 menghadapi Juventus.
Artikel ini disadur dari Legenda Sepak Bola Belanda Johan Neeskens Berpulang, Dikenang sebagai Gelandang Hebat dan Pendamping Johan Cruyff dalam Meniti Kesuksesan






