Prediksi Mark Zuckerberg: Kacamata Pandai Gantikan Smartphone pada 2030

JAKARTA – Pemilik Meta Platforms, Mark Zuckerberg memprediksi bahwa kacamata pintar akan menggantikan ponsel pada 2030.
Konglomerat teknologi multinasional Amerika Serikat ini mengumumkan prediksinya tadi pada waktu peluncuran kacamata realitas tertambah (AR) Orion yang tersebut baru pekan lalu. Orion, jenis kacamata AR ini diklaim paling canggih dari Meta.
“Kacamata tercanggih yang mana pernah dilihat dunia menawarkan masa depan kacamata pintar akan menggantikan smartphone sebagai mode komunikasi utama,” kata Zuckerberg mengutip Al Bawaba, Rabu (2/10/2024).
Kacamata AR Orion yang dimaksud baru menghubungkan dunia fisik juga virtual, lalu membantu pengguna menjadi tambahan nyata di area dunia virtual. “Ini adalah dunia fisik dengan hologram yang dimaksud ditumpangkan dalam atasnya. Untuk ketika ini, saya pikir cara yang dimaksud tepat untuk mengamati Orion adalah sebagai mesin waktu, kacamata ini luar biasa lalu saya pikir akan sangat menyenangkan pada masa depan,” ujar Zuckerberg.
Selain itu, kacamata baru ini memungkinkan penggunanya mempunyai pengalaman digital beragam kemudian memberikan tampilan visual 3D yang besar. Lantaran terbuat dari magnesium alloy dan juga didukung oleh silikon khusus yang digunakan dirancang oleh Meta, kacamata ringan ini cocok untuk penyelenggaraan indoor lalu outdoor. Hal ini sekaligus memungkinkan orang untuk mengamati wajah, mata, juga ekspresi satu serupa lain dengan jelas.
Meta menyatakan kacamata pintar barunya miliki teknologi canggih serta tampilan holografik yang dimaksud memberikan pengalaman AR yang digunakan hebat. Kacamata Orion yang dimaksud baru akan menyokong perintah suara, pelacakan mata, lalu tangan, dan juga menyediakan gelang untuk menggesek, meng-klik, lalu menggulir.
Zuckerberg meyakini kacamata pintar akan mengempiskan kesalahan manusia, meningkatkan visualisasi data, dan juga melacak kondisi tubuh pengguna.
Namun, perusahaan menghadapi tantangan signifikan seperti kenyamanan, kompatibilitas dengan kacamata lain, masa pakai baterai, kemudian keamanan data. Tantangan-tantangan ini harus diatasi agar kacamata pintar dapat berhasil menggantikan smartphone pada 2023 sebagaimana diantisipasi oleh Zuckerberg lalu Meta.






