Lifestyle

Patung Piala Oscar Dilapisi Emas 24 Karat, Dilarang Diperjualbelikan

JAKARTA – Patung Oscar nampak seperti diselimuti emas seluruhnya, tapi apakah Academy Awards itu menggunakan emas? Mungkin ini mengejutkan bagi sebagian orang, tetapi unsur yang digunakan digunakan memproduksi penghargaan yang dimaksud adalah teknologi yang dimaksud mirip yang tersebut digunakan oleh NASA.

Penghargaan Oscar adalah salah satu simbol paling ikonik pada lapangan usaha hiburan, yang digunakan mewakili puncak pencapaian pada pembuatan film. Setiap tahun, patung emas yang dimaksud menarik perhatian jutaan orang di dalam seluruh dunia, tetapi pernahkah Anda bertanya-tanya berapa nilai sebuah Oscar lalu terbuat dari apa sebenarnya? Dikutip Marca, berikut ulasannya.

Harga Piala Oscar

Anehnya, nilai moneter sebuah Oscar tidaklah setinggi yang digunakan Anda harapkan untuk penghargaan bergengsi tersebut. Secara resmi, Academy of Motion Picture Arts and Sciences melarang pemasaran kembali patung-patung Oscar. Sejak 1950, penerima (atau ahli warisnya) diharuskan menawarkan untuk Academy opsi untuk membeli kembali patung yang disebutkan hanya sekali seharga 1 Simbol Dolar sebelum menjualnya untuk orang lain. Aturan ini menegaskan bahwa Oscar tetap saja menjadi simbol pencapaian, bukanlah komoditas yang digunakan dapat diperjualbelikan.

Namun, Oscar lama yang tersebut diberikan sebelum peraturan ini diberlakukan, telah dilakukan laku terjual di jumlah total yang signifikan dalam pelelangan. Misalnya, pada 1999, Michael Jackson membeli Oscar Film Terbaik 1940 milik produser David O. Selznick untuk Gone with the Wind dengan nilai yang dimaksud sangat mahal yaitu 1,54 jt Simbol Dolar (Rp24 miliar). Kasus-kasus langka ini menggambarkan betapa berharganya sejarah Hollywood yang digunakan diberikan para kolektor.

Sementara, biaya produksi setiap patung Oscar sekira 400 Simbol Dolar atau sekira Rp6,5 juta. Prediksi ini memperhitungkan komponen lalu tenaga kerja yang tersebut digunakan pada pembuatan setiap penghargaan.

Patung Oscar

Mungkin mengejutkan bagi sebagian orang, tetapi materi yang digunakan untuk menimbulkan penghargaan yang dimaksud adalah teknologi yang tersebut mirip yang tersebut digunakan oleh NASA untuk perangkatnya.

Perusahaan yang bertanggung jawab untuk menyebabkan patung yang dimaksud adalah Epner Technology, yang dimaksud menggunakan campuran britannium, tembaga, timah, kemudian antimon untuk memproduksi alasnya, yang mana kemudian dilapisi emas 24 karat.

Patung Oscar, yang tersebut secara resmi diberi nama “Academy Award of Merit,” mempunyai tinggi 13,5 inci serta berat sekitar 8,5 pon. Meskipun penampilannya berkilauan, patung itu tidaklah sepenuhnya terbuat dari emas.

Komposisi Bahan Piala Oscar

Bahan Inti: Inti patung terbuat dari britannium, paduan logam yang digunakan sebagian besar terdiri dari timah, dengan sedikit antimon dan juga tembaga. Britannium memberikan kekuatan serta daya tahan sekaligus menjaga patung cukup ringan untuk dipegang dengan nyaman.

Pelapisan Emas: Inti britannium dilapisi dengan lapisan emas 24 karat, yang dimaksud memberikan Oscar kilau ikoniknya. Lapisan emasnya relatif tipis tetapi memberikan penghargaan itu tampilan yang digunakan mewah.

Alas Hitam: Alas Oscar terbuat dari logam hitam, yang digunakan menambah kontras juga stabilitas pada desain penghargaan.

Yang menarik, selama Perang Bumi II, Oscar dibuat dari plester yang mana dicat sebab kekurangan logam. Setelah perang, penerima diizinkan untuk menukar patung plester dia dengan yang digunakan terbuat dari logam standar.

Nilai Simbolis vs Skor Material

Meskipun komponen fisik Oscar mungkin saja tiada bernilai mahal, nilai simbolisnya bukan ternilai. Memenangkan Oscar dapat mengangkat karier orang seniman, membuka pintu prospek baru, kemudian memantapkan tempatnya pada sejarah perfilman. Bagi sejumlah orang, prestise lalu pengakuan jarak jauh lebih lanjut penting daripada pertimbangan finansial apa pun.

Penghargaan Oscar merupakan perpaduan yang mana menarik antara seni, keterampilan, serta tradisi. Meskipun nilai materialnya bukan seberapa dibandingkan dengan makna simbolisnya, penghargaan ini masih menjadi salah satu penghargaan yang paling dicari di tempat dunia. Baik Anda tertarik pada lapisan emasnya yang dimaksud berkilau atau sejarahnya yang mana bertingkat, Oscar merupakan bukti nyata keajaiban perfilman.

Related Articles

Back to top button