Olahraga

Hasil Indonesia Masters 2025: The Daddies Diterima ke 16 Besar, Lanny/Fadia Tersingkir

JAKARTA – Gelaran Indonesia Masters 2025 di dalam Istora Senayan menghadirkan cerita kontras bagi wakil-wakil Indonesia di tempat putaran 32 besar, Selasa (21/1/2025). Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan sukses melaju ke putaran 16 besar di kejuaraan terakhir mereka, sementara pasangan ganda putri Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti harus tersingkir di dalam tangan lawannya.

Ganda putra legendaris Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, menunjukkan mental juara mereka itu dengan menumbangkan pasangan Taiwan, Chiang Chien-Wei/Wu Hsuan-Yi, di dua gim dengan segera dengan skor 21-19 lalu 22-20. Laga yang tersebut berlangsung pada sore hari itu penuh drama, khususnya ketika The Daddies tertinggal 5-7 di dalam awal gim pertama.

Namun, dengan pengalaman dan juga determinasi tinggi, Ahsan/Hendra mampu bangkit, bahkan unggul tipis 11-10 dalam interval gim pertama. Setelah jeda, keduanya bermain tambahan agresif hingga mengunci kemenangan 21-19. Di gim kedua, meskipun sempat tertinggal, The Daddies berhasil mengatasi tekanan kemudian menegaskan tiket ke sesi 16 besar untuk menghadapi delegasi Malaysia, Junaidi Arif/Roy King Yap.

Berbeda nasib, ganda putri Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti harus gigit jari setelahnya kalah dari pasangan Jepang, Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto. Lanny/Fadia tertunduk pada dua gim langsung, 19-21 dan juga 17-21, walau sempat memberikan perlawanan di dalam awal.

Pada gim pertama, Lanny/Fadia memulai dengan baik kemudian menjadi pemimpin 8-6. Sayangnya, mereka tak mampu mempertahankan momentum, tertinggal 9-11 pada interval, hingga akhirnya kalah tipis 19-21. Di gim kedua, tekanan besar dari Fukushima/Matsumoto menciptakan Lanny/Fadia tertinggal sangat 5-11 dalam interval juga harus menerima kekalahan 17-21.

Dengan hasil ini, pasangan Negeri Matahari Terbit yang disebutkan melaju ke sesi 16 besar untuk menghadapi Su Yu Chen/Yi En Hsieh dari Taiwan, sementara langkah Lanny/Fadia dalam kompetisi Super 500 ini harus terhenti.

Related Articles

Back to top button
racikan mbg menelusuri gates of olympus dengan metode analitisriset empiris mbg membahas hujan emas lucky neko yang meledakpgsoft menyajikan animasi kreatif dengan tampilan futuristik modernperkembangan aplikasi lokal yang diapresiasi rupiahggmahjong ways dan peran animasi dalam meningkatkan pengalaman visual mbgkajian mahjong ways 2 mengenai harga minyak melalui data terukur terkiniwild bandito evaluasi sistem multi payout kaskade wb6strategi slot online analitik berbasis ritme lebih stabilpola terbaru mahjong ways 2 yang lagi gacor di bosggpendekatan mbg mengamati wild bandito secara objektif dan terukurterungkap pola gacor mahjong wins 2 hari ini dari user setia kpkggsuper scatter menghadirkan efek cepat instan dengan sensasi berbedasuper scatter menghadirkan kejutan instan dengan efek cepat responsifstrategi pemain bosgg tembus jp wahjong ways 2 dengan modal tipissuper scatter sajikan bonus ultra 70 mode dengan mekanisme baruriset integral mbg menilai scatter emas the dog house yang liarkarhutla dan sweet bonanza dikaji lewat pendekatan teknis yang terarahperkembangan startup lokal dalam catatan rupiahgg