David Benavidez vs David Morrell Pertarungan Balas Dendam Terbesar

David Benavidez vs David Morrell disebut-sebut sebagai pertarungan balas dendam terbesar di area tahun 2025. David Benavidez (29-0, 24 KO), eks juara dunia kelas menengah super WBC dua kali, akan menghadapi David Morrell (11-0, 9 KO) pada hari Hari Sabtu malam, 1 Februari pada T-Mobile Arena, Las Vegas, Nevada, yang ditayangkan secara dengan segera pada Amazon Prime PPV.
David Benavidez serta David Morrell adalah dua penantang teratas pada kelas 76,2 kg, namun sayangnya, juara dunia kelas menengah super yang mana tak terbantahkan ketika itu, Saul Canelo Alvarez, menghindari keduanya. Menyadari bahwa pertarungan untuk berkompetisi merebut gelar kejuaraan juara dunia kelas menengah super tak terbantahkan bukanlah masa depan mereka, baik Benavidez kemudian Morrell naik ke kelas 79,3 kg.
Setelah meraih kemenangan gelar kejuaraan juara dunia kelas menengah super WBC pada usia 20 tahun, David Benavidez dilucuti setahun kemudian dikarenakan gagal di tes narkoba. Benavidez menebus kesalahannya pada 28 September 2019, pada waktu ia menghentikan Anthony Dirrell pada ronde ke-9 juga menjadi juara dunia WBC dua kali.
Kemenangan Benavidez tiada berlangsung lama, akibat ia harus kehilangan gelarnya untuk kedua kalinya. Menjelang pertarungannya melawan Roamer Alexis Angulo, berat badan David Benavidez 12,7 kg di area melawan batas berat badan 76,2 kg. Dengan sebuah kemenangan, Angulo dapat semata merebut gelar kejuaraan juara dunia WBC yang digunakan masih lowong, namun sayang sekali, Benavidez menang melalui penghentian pada ronde ke-10. Benavidez kemudian menghentikan tiga lawan berikutnya.
Kemenangannya berhadapan dengan David Lemieux memberinya gelar kejuaraan WBC Interim yang digunakan masih kosong. Setelah ia mengungguli peringkat interim, Benavidez menempatkan juara kelas menengah super yang mana tak terbantahkan, Saul Canelo Alvarez, di radarnya. Benavidez melobi untuk bertarung melawan Canelo, namun Canelo memberikan alasan mengapa Benavidez bukanlah lawan yang pantas.
Benavidez kemudian mengungguli pertandingan perebutan gelar kejuaraan juara dunia melawan Caleb Plant dan juga pertandingan perebutan penghargaan juara dunia kedua melawan Demetrius Andrade. Setelah menetapkan dirinya sebagai penantang nomor satu di tempat kelas 76,2 kg, sang juara yang tersebut tak terbantahkan, Canelo Alvarez, tetap memperlihatkan menolak untuk mempertahankan gelarnya melawan Benavidez.
Benavidez akan memanggil Canelo pergi dari pasca setiap pertarungan, lalu ia juga akan memanggil Canelo meninggalkan selama setiap wawancara yang tersebut beliau lakukan untuk berbagai platform. Sementara Benavidez terus menguntit Canelo Alvarez, individu petinju fenomenal jika Kuba menempatkan Benavidez pada radarnya.
David Morrell melakukan debut tinju profesionalnya pada bulan Agustus 2019 pada waktu ia mencetak kemenangan KO pada ronde pertama melawan Yendris Rodriguez Valdez. Pada laga ketiga di karir profesionalnya, Morrell mencetak kemenangan bilangan bulat mutlak melawan Lennox Allen kemudian merebut gelar kejuaraan kelas menengah super WBA (reguler) yang mana masih lowong. Selama periode dua tahun, Morrell berhasil mempertahankan gelarnya sebanyak lima kali.
Morrell adalah lawan wajib Canelo yang lain, namun ia tak pernah mendesak untuk mendapatkan kesempatan meraih penghargaan yang tak terbantahkan itu, sebab ia yakin bahwa Canelo tidaklah akan pernah melawannya. Alih-alih berfokus pada potensi perebutan penghargaan yang digunakan tak terbantahkan, Morrell memutuskan untuk mengincar Benavidez.






