Turki Blokir Latihan Militer Israel-NATO hingga Gencatan Senjata Permanen di tempat Wilayah Gaza

ANKARA – Turki akan memblokir kerja sebanding baru, termasuk latihan militer, antara tanah Israel lalu NATO hingga gencatan senjata permanen tercapai di tempat Gaza.
Langkah itu diungkap sumber resmi Turki terhadap Middle East Eye pada hari Mulai Pekan (10/3/2025).
Surat kabar negara Israel Yedioth Ahronoth melaporkan pada akhir pekan bahwa Turki sudah memblokir negara Israel untuk bergabung juga pada latihan tahunan NATO tentang “ketahanan lalu kesiapsiagaan darurat” di area Bulgaria, yang mana akan diadakan pada bulan September.
Dua sumber negeri Israel mengonfirmasi terhadap MEE bahwa Ankara telah lama memblokir partisipasi negara merekan pada latihan tersebut.
Satu sumber berspekulasi langkah baru-baru ini dapat dikaitkan dengan pernyataan Awal Menteri negara Israel Benjamin Netanyahu, yang tersebut berjanji melindungi komunitas Druze juga Kurdi pada Suriah.
Pernyataan-pernyataan ini lalu peluncuran militer negeri Israel di area Suriah telah lama menghasilkan marah Ankara, yang mana yakin Netanyahu bertujuan memisahkan negara itu.
Sumber resmi Turki membantah langkah itu ada hubungannya dengan Suriah. “Kami sudah memblokir keterlibatan baru tanah Israel dengan NATO selama lebih tinggi dari setahun,” ujar sumber itu.
Dia menjelaskan, “Namun, aktivitas yang berasal dari status negara Israel di area NATO terus berlanjut.”
Sumber yang disebutkan menambahkan selain dari keterlibatan yang tersebut telah dilakukan disepakati sebelum perang, Ankara miliki hak veto di tempat NATO, yang tersebut bekerja melalui tindakan bulat.
“Sampai gencatan senjata permanen tercapai pada Kawasan Gaza juga hambatan terhadap bantuan kemanusiaan disingkirkan, kami tak mengizinkan kebijakan baru atau tambahan dibuat atau aktivitas baru diselenggarakan di dalam NATO terkait Israel,” tegas sumber tersebut.






