4 Fakta Irjen Suharyono, Kapolda Sumatera Barat Pengganti Teddy Minahasa

JAKARTA – Irjen Suharyono yang pada waktu ini menjabat Kapolda Sumatera Barat mempunyai beberapa jumlah fakta menarik sepanjang karier pada kepolisian.
Suharyono yang digunakan lahir pada 2 Desember 1966 ini dikenal sebagai salah satu perwira Polri berpengalaman. Tak heran, jenderal bintang 2 itu mendapat berbagai penghargaan dan juga tanda jasa.
4 Fakta Irjen Suharyono
1. Peraih Adhi Makayasa
Suharyono diketahui lulusan terbaik Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1992. Dia berhak menerima penghargaan Adhi Makayasa yang mana diberikan pada setiap lulusan terbaik.
Lulusan Akpol 1992 ketika ini kebanyakan telah dilakukan menyandang pangkat Irjen dan juga Brigjen. Baru satu orang yang menyandang pangkat Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi yaitu Komjen Pol Wahyu Hadiningrat yang menjabat Astamarena Kapolri.
2. Pecah Bintang Tahun 2017
Pada tahun 2017, pria jika Temanggung ini berhasil menyandang pangkat Perwira Tinggi (Pati) Polri yakni Brigadir Jenderal (Brigjen) Polisi setelahnya penugasan pada Badan Intelijen Negara (BIN).
Selanjutnya di tempat tahun 2020, Suharyono digeser untuk menjabat Penyidik Utama Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Jabatan itu diembannya hingga tahun 2022.
3. Gantikan Irjen Teddy Minahasa
Suharyono diangkat menjadi Kapolda Sumbar pada 14 Oktober 2022 menggantikan Irjen Teddy Minahasa yang tersebut ditetapkan dituduh persoalan hukum dugaan peredaran narkoba.
Teddy Minahasa divonis Pengadilan Negeri (PN) Ibukota Indonesia Barat dengan pidana penjara seumur hidup, sehingga sudah ada sekitar 2 tahun Suharyono mengawasi Polda Sumbar.
4. Mendapat Banyak Penghargaan
Suharyono telah lama mendapat sejumlah penghargaan kemudian tanda jasa, mulai dari Brevet, Bintang, hingga Satyalancana. Berikut ini daftarnya:
– Brevet Penyidik Polri
– Brevet Selam Polri
– Brevet Penerjun Polri
– Brevet SAR Polri
– Pin Alumni Sespimti
– Pin Roda Intelkam Polri
– Bintang Bhayangkara Pratama
– Bintang Bhayangkara Nararya
– Satyalancana Pengabdian 24 Tahun
– Satyalancana Pengabdian 16 Tahun
– Satyalancana Pengabdian 8 Tahun
– Satyalancana Jana Utama
– Satyalancana Ksatria Bhayangkara
– Satyalancana Karya Bhakti
– Satyalancana Bhakti Pendidikan
– Satyalancana Bhakti Nusa
– Satyalancana Dharma Nusa
– Satyalancana Bhakti Purna






