Otomotif

Kenapa Orang Indonesia Masih Beli Motor India? Hal ini Alasannya!

JAKARTA – Di berada dalam dominasi merek-merek Jepun pada pangsa sepeda gowes motor Indonesia, TVS, produsen selama India, masih bertahan serta eksis.

Meskipun sangat dari popularitas pabrikan Jepun seperti Honda atau Yamaha, TVS mempunyai basis pelanggan setia yang tertarik dengan penawaran unik juga biaya terjangkau .

Strategi TVS di dalam Indonesia

Tak sejumlah yang tersebut tahu bahwa TVS menawarkan lini produk-produk yang tersebut cukup lengkap di area Indonesia, mulai skuter matik, motor bebek, motor naked, motor retro, motor hobi, hingga motor listrik. Semua model yang disebutkan dirakit secara CKD (completely knocked down) di area pabrik Karawang, Jawa Barat.

Model Unggulan TVS

Dua model motor TVS yang paling laris dalam Indonesia adalah:

1. TVS Callisto: Skuter matik dengan fasilitas kekinian kemudian bagasi luas, dijual dengan tarif yang tersebut setara dengan Honda BeAT.
2. TVS Ronin: Motor bergaya retro klasik bermesin 225 cc.

“Dua motor ini jagoan kami. Matiknya Callisto yang mana 110 dan juga 125 masih menjadi andalan. Kemudian yang mana kedua ada TVS Ronin. Dua backbone itu jadi yang digunakan sekarang jadi kesukaan konsumen domestik,” ujar Ryan Rahadian, Head of Marketing TVS Indonesia.

“Callisto sendiri (berkontribusi) di tempat hitungan 100-120 unit sebulan, Ronin 80-100 unit (sebulan),” tambah Ryan. Sebagai informasi, TVS Callisto dijual pada Indonesia dengan nilai tukar Rp18,9 juta. Sementara Honda BeAT dibanderol mulai Rp18,4 jutaan.

Penjualan kemudian Ekspor

Penjualan Callisto lalu Ronin mencapai banyak unit setiap bulannya, tersebar merata di tempat berbagai wilayah pada Indonesia. Pabrik TVS dalam Karawang juga memprioritaskan ekspor ke berbagai negara dalam Asia, Afrika, juga Amerika Latin.

Alasan Motor India Dijual Murah

Harga motor selama India pada Indonesia tergolong terjangkau. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, pada antaranya:
– Harga motor di tempat India yang tersebut murah.
– Pajak sepeda gowes motor yang digunakan lebih banyak rendah dalam India.
– Pemakaian tenaga kerja dan juga material lokal pada India.

“Ya kalau di tempat India, selain pajak, memang sebenarnya kompetisinya ya. Sebab, materi produk, man power, lalu lainnya serba lokal kan, nggak ada yang digunakan dari luar,” ungkap Ryan.

Alasan Customer Indonesia Membeli Motor India

Meskipun bukan sepopuler merek Jepang, motor India seperti TVS masih memiliki peminatnya di tempat Indonesia. Beberapa alasan konsumen membeli motor TVS antara lain:

– Fungsionalitas: Motor TVS, khususnya skuter matik, menawarkan bagasi yang digunakan luas serta fitur-fitur yang memudahkan pengguna.
– Harga terjangkau: Motor TVS dibanderol dengan nilai yang digunakan kompetitif dibandingkan merek Jepang.

TVS dan juga Motor Listrik

TVS juga turut berpartisipasi pada perkembangan lingkungan ekonomi motor listrik pada Indonesia. Mereka telah lama meluncurkan motor listrik iQube S lalu berencana untuk menambah lini barang motor listrik merek dalam masa depan.

Menurut Ryan, dengan komoditas berkualitas, nilai terjangkau, lalu fitur-fitur yang digunakan menarik, TVS mempunyai konsumennya sendiri di tempat Indonesia kemudian mempertahankan eksistensinya di dalam Tanah Air.

Ryan juga mengungkapkan akan ada motor listrik terbaru yang akan ditampilkan di event Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2024, yang mana akan berlangsung 30 Oktober hingga 3 November 2024.

“Bakal ada satu line up (motor listrik) lagi yang mana akan kita showcase di area IMOS. Meluncurnya belum tahun ini, tahun depan. Tapi (nanti) hanya sekali showcase aja (di IMOS),”kataRyan.

Related Articles

Back to top button